Book 1 "Ada di belakangmu, tampak di matamu, namun buta dalam pikiranmu. Siapakah aku?" Wiraha Dwi Kuncoro. Tidak bisa dipungkiri kalau ucapannya yang hanya sebatas ingin mendemo sekolah lantaran 8 peraturan aneh yang diterapkan di Magnesium High School itu, membuatnya dipertemukan dengan Asfa. Sosok gadis berambut pendek yang sebelah matanya diperban dengan kain lusuh bau amis darah, memberikan sebuah buku kuning berayap kepada Wira dan memintanya untuk segera dibaca. Wira menyebutnya...